Breaking News

Sambut 1 Syawal 1447 H: Bupati Satono Lepas Peserta Takbir Keliling, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

                      Ket Foto : Istimewa

Sambas, Kalbar —Monitor86.com

Suasana malam di Kota Sambas dipenuhi dengan kehangatan dan gema takbir yang syahdu pada Jumat malam (20/03/2026). Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., secara resmi melepas peserta pawai takbir keliling di Halaman Kantor Bupati Sambas, menandakan kedatangan 1 Syawal 1447 Hijriah yang telah dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim di daerah tersebut.

Kegiatan pelepasan takbir keliling ini merupakan agenda tahunan yang digelar melalui kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Sambas dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI). Lebih dari sekadar tradisi yang diwariskan, acara ini juga menjadi wujud nyata syiar Islam yang mampu mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan semangat religius di kalangan masyarakat.

Kehadiran Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., unsur Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, lembaga perbankan, perangkat daerah, serta masyarakat yang memadati lokasi acara mencerminkan kuatnya sinergi dan kebersamaan antar berbagai elemen masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.

Peserta pawai takbir keliling kali ini sangat beragam, mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, perwakilan kecamatan dan desa-desa di sekitar Kecamatan Sambas, hingga perwakilan lembaga perbankan. Sekitar 50 kendaraan hias turut memeriahkan acara, dihiasi dengan lampu-lampu yang berkilau dan ornamen bernuansa Islami, menambah kesan semarak dan meriah pada malam takbiran tersebut.

Bupati Sambas, H. Satono, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan tertib. Ia menekankan bahwa takbir keliling bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga merupakan momentum spiritual yang berharga untuk merefleksikan perjalanan ibadah selama bulan suci Ramadan.

Lebih lanjut, Bupati Satono mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sambas untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal yang baik untuk memperbaiki diri dan memperkuat persatuan. Menurutnya, euforia kemenangan harus diisi dengan nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, serta kepedulian yang tulus terhadap sesama, agar hari raya ini benar-benar membawa keberkahan bagi semua.

Publisher : A@

Type and hit Enter to search

Close