Breaking News

Rakor Persiapan MBG Dihadiri Forkopimda, Bupati Satono Tekankan Sinergi Seluruh Pihak

                   Ket Foto : Istimewa

Sambas,Kalbar — Monitor86.com

Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I, MH, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sambas, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) MBG se-Kabupaten yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas pada hari Jumat (27/3).

Rapat ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran progres dan kesiapan penuh pelaksanaan program prioritas nasional yang sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Program MBG yang dijadwalkan resmi beroperasi mulai tanggal 31 Maret 2026 menjadi fokus utama pembahasan dalam rakor tersebut.

Dalam arahan pembukaan, Bupati Satono menegaskan bahwa seluruh komponen pendukung program harus berada dalam kondisi optimal. Hal ini mencakup kesiapan 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Sambas, baik dari segi sarana prasarana, peralatan pendukung, hingga kesiapan sumber daya manusia yang akan melaksanakan dan mengelola program di lapangan.

Turut menghadiri acara tersebut Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, unsur Forkopimda, para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah terkait, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kalimantan Barat, serta perwakilan pengelola SPPG dan mitra kerja lainnya.

Selain menekankan kesiapan teknis, Bupati juga menggarisbawahi pentingnya sinergi dan kerja sama lintas sektor dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, keberhasilan program yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan melalui kolaborasi solid antara pemerintah daerah, pengelola SPPG, tenaga ahli gizi, tim akuntansi, hingga relawan yang terlibat di setiap wilayah.

“Dapur MBG ini adalah dapur kita bersama. Untuk menyukseskan program besar ini, semua harus terlibat. Kebersamaan, kolaborasi, dan kerja tim yang baik menjadi kunci utama dalam pengelolaan MBG,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia memberikan semangat kepada seluruh jajaran yang akan mengelola program agar mampu menunjukkan kualitas terbaik, meskipun Kabupaten Sambas berada di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. “Walaupun kita berada di ujung utara Kalimantan Barat, sumber daya manusia yang mengelola program ini harus mampu menunjukkan kualitas yang lebih baik dari daerah lain. Buktikan bahwa putra-putri Sambas mampu bersaing dan tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia,” pungkasnya.


Publisher : A@

 

 

Type and hit Enter to search

Close