Breaking News

Gawai Dayak Nyapat Tahun Simpang Hulu Resmi Dibuka, Lestarikan Budaya Sekaligus Dorong Ekonomi Masyarakat

                           Doc : Mr Putra

Ketapang,Kalbar —Monitor86.com

Perayaan Gawai Dayak Nyapat Tahun di Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, resmi dibuka pada hari ini, Rabu (10/6/2026). Dibuka langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, acara ini menjadi momentum istimewa yang tidak hanya bertujuan melestarikan warisan budaya leluhur, tetapi juga berperan sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendukung pelestarian adat istiadat dan kebudayaan asli masyarakat Dayak. Menurutnya, budaya adalah identitas yang harus dijaga dan dikembangkan agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman, sekaligus menjadi aset berharga bagi daerah.

Perayaan tahun ini menghadirkan beragam keseruan dan daya tarik yang mengundang antusiasme warga maupun pengunjung dari luar daerah, antara lain:

✅ Pemberdayaan Ekonomi Melalui Stand UMKM

Kemeriahan Gawai tidak hanya diisi dengan ritual adat, tetapi juga diwarnai geliat ekonomi kerakyatan. Berbagai stan UMKM yang dikelola dengan baik oleh panitia menghadirkan aneka produk unggulan lokal, mulai dari kerajinan tangan khas, kuliner tradisional, hingga pernak-pernik bernuansa budaya. Kehadiran stan ini membuka peluang luas bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan dan memasarkan hasil karya mereka secara langsung kepada pengunjung.

✅ Pawai Kendaraan Hias Lintas Etnis

Salah satu momen yang paling dinanti adalah pawai kendaraan hias yang memukau. Keunikan pawai kali ini terletak pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat dari berbagai etnis yang ada di Simpang Hulu, bukan hanya menampilkan ornamen khas Dayak. Hal ini menjadi bukti nyata keharmonisan, toleransi, dan persatuan antarwarga yang hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati.

✅ Atraksi Memukau dari TBBR

Suasana semakin semarak dan kental dengan nuansa adat berkat penampilan memukau dari Pasukan Merah Tariu Borneon Bangkule Rajakng (TBBR). Atraksi yang ditampilkan tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang semangat menjaga kelestarian adat, nilai luhur, serta tanah leluhur dengan penuh keteguhan dan kebanggaan.

Lebih dari sekadar ritual ucapan syukur atas hasil panen, Gawai Dayak Nyapat Tahun ini telah bertransformasi menjadi pesta rakyat yang mempersatukan budaya, pariwisata, dan semangat gotong royong. Melalui perayaan ini, nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, rasa syukur, dan saling menghormati terus ditanamkan kepada generasi muda.

Perayaan ini ditutup dengan semboyan penuh makna: Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata, yang mengandung pesan untuk berlaku adil kepada sesama manusia, menjaga kesucian hati, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Publisher :  MR Putra

Type and hit Enter to search

Close