Breaking News

Sinergi Pusat-Daerah: Bupati Satono dan Perwakilan Kemenko Infrastruktur Cek Progres Pengamanan Pantai

                    Ket Foto : Istimewa

Sambas,Kalbar — Monitor86.com

Guna memastikan kelancaran pelaksanaan serta menjamin kualitas pembangunan infrastruktur sumber daya air, Bupati Sambas H. Satono, S. Sos., I., MH., melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan pengamanan pantai yang berlokasi di Desa Matang Danau, pada Sabtu (6/6/2026). 

Kegiatan peninjauan ini turut didampingi oleh Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bidang Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, serta Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan 1 beserta jajaran teknis terkait. Kehadiran unsur pimpinan dari pemerintah daerah maupun pusat ini menjadi bukti nyata perhatian besar terhadap upaya perlindungan wilayah pesisir di Kabupaten Sambas. 

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara rinci progres pelaksanaan pekerjaan fisik yang telah berjalan, sekaligus mendengarkan laporan langsung dari pelaksana proyek mengenai tahapan pembangunan yang telah diselesaikan maupun yang sedang berlangsung. Selain melihat capaian pekerjaan, peninjauan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis, hambatan, maupun tantangan di lapangan yang berpotensi menghambat jadwal dan kualitas hasil pembangunan, guna segera dicarikan solusi terbaik dan langkah penanganan yang tepat. 

Pembangunan pengamanan pantai di Desa Matang Danau merupakan bagian dari program strategis dan komitmen bersama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Infrastruktur ini dibangun dengan fungsi utama untuk menekan laju abrasi pantai yang semakin mengkhawatirkan, menjaga kestabilan garis pantai agar tidak terus mundur, serta memberikan perlindungan maksimal bagi kawasan permukiman warga dan lahan-lahan pertanian produktif yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat setempat dari ancaman terjangan gelombang laut dan erosi. 

Bupati Sambas, H. Satono, S. Sos., I., MH., dalam keterangannya di lokasi menegaskan bahwa pembangunan ini adalah prioritas, mengingat dampak abrasi yang sudah mulai mengancam pemukiman dan lahan warga. Ia berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja secara sinergis, memastikan setiap tahapan pekerjaan dikerjakan sesuai standar teknis dan spesifikasi yang ditetapkan, sehingga hasilnya kuat, awet, dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sementara itu, Herzaky Mahendra Putra mewakili Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus mendukung pembangunan infrastruktur pengamanan pantai di berbagai wilayah, termasuk Sambas, karena hal ini berkaitan erat dengan keselamatan warga dan keberlanjutan perekonomian wilayah pesisir. Pihaknya akan memantau perkembangan proyek ini agar berjalan lancar dan tepat sasaran. 

Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1 juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengawal pembangunan ini hingga selesai, serta memastikan kualitas bangunan sesuai perencanaan agar mampu menahan daya hancur gelombang laut secara efektif. 

Diharapkan dengan selesainya pembangunan pengamanan pantai ini, ancaman kerusakan akibat abrasi dapat diminimalisir secara signifikan, masyarakat dapat hidup lebih aman, dan lahan produktif tetap terjaga untuk mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan ekonomi warga Desa Matang Danau dan sekitarnya.

 

Publisher A@

Type and hit Enter to search

Close