Ket Foto : Istimewa
Sambas,Kalbar —Monitor86 com
Pemerintah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, meluncurkan kebijakan hangat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), pegawai instansi, hingga karyawan swasta yang memiliki anak usia sekolah. Seluruh ayah kini mendapatkan kesempatan khusus untuk mengantar anak mereka pada hari pertama masuk sekolah, tanpa perlu khawatir terhalang kewajiban jam kerja.
Kebijakan resmi ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sambas Nomor: .../SE/.../VII/2026 tertanggal 8 Juli 2026, yang secara khusus mengatur dukungan terhadap dua gerakan strategis: Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Bupati Sambas, Satono, dalam arahannya meminta seluruh kepala perangkat daerah, pemerintah desa, satuan pendidikan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), instansi vertikal, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan swasta, hingga organisasi kemasyarakatan untuk memberikan dukungan penuh pelaksanaan program ini.
Bentuk dukungan yang diberikan berupa fleksibilitas waktu kerja atau dispensasi jam kerja paling lama setengah hari. Kebijakan ini tetap memperhatikan keseimbangan: pelaksanaannya harus diatur secara proporsional, sehingga tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik kepada masyarakat, maupun operasional organisasi masing-masing lembaga.
Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan Pemkab Sambas terhadap program nasional Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Diharapkan kehadiran langsung ayah di hari pertama sekolah dapat menjadi dukungan moral yang berharga, memberikan motivasi kuat, serta menunjukkan perhatian nyata orang tua terhadap perjalanan pendidikan sang anak.
Selain momen mengantar anak masuk sekolah, kebijakan ini juga mendorong keterlibatan ayah saat pengambilan rapor. Kedua momen penting tersebut diyakini dapat mempererat ikatan emosional keluarga sekaligus memperkuat komunikasi yang harmonis antara orang tua, anak, dan pihak sekolah.
Untuk memastikan program berjalan luas dan maksimal, Bupati Satono juga meminta peran aktif Ketua Tim Penggerak PKK serta Bunda PAUD Kabupaten Sambas. Keduanya diharapkan menjadi penggerak utama, pembina, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan dan mengawal pelaksanaan GEMAR serta GAMAS hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan satuan pendidikan.
Pada akhirnya, gerakan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak, tetapi juga membangun fondasi keluarga yang berkualitas, berkarakter kuat, serta melahirkan generasi muda Sambas yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing tinggi di masa depan.
Publisher : A@

Social Footer