Ket Foto : Istimewa
Sanggau, Kalbar —Monitor86.com
Suasana meriah, sakral, dan penuh kehangatan menyelimuti pelaksanaan Gawai Adat Dayak Kabupaten Sanggau 2026 yang digelar hari ini, Selasa (7/7). Perhelatan budaya tahunan ini menjadi momen istimewa yang tidak hanya dihadiri oleh perwakilan seluruh kecamatan di Kabupaten Sanggau, tetapi juga dimeriahkan secara langsung oleh kontingen persaudaraan dari Sarawak, Malaysia—membuktikan kuatnya ikatan kekeluargaan rumpun besar Dayak yang melintasi batas negara.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi doa bersama yang khidmat. Tokoh adat, para tamu kehormatan, pejabat daerah, dan ribuan warga yang hadir bersatu memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memohon berkat dan perlindungan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, damai, dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Sanggau serta rumpun Dayak di mana pun berada.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai luhur serta identitas budaya bangsa di tengah derasnya arus modernisasi, agar generasi penerus tidak kehilangan jati diri.
Kemeriahan Gawai kali ini semakin lengkap dengan partisipasi aktif berbagai Organisasi Masyarakat Dayak, seniman tradisional, dan pelaku budaya yang menampilkan kekayaan seni pertunjukan, tarian, musik, serta kearifan lokal khas Sanggau. Kehadiran beragam elemen ini menjadi bukti nyata solidaritas yang kokoh dalam menjaga warisan mulia para leluhur.
Di sela-sela acara, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Mukok menyampaikan rasa bangganya yang mendalam. Ia menegaskan bahwa Gawai bukan sekadar seremoni rutin, melainkan wadah paling berharga untuk menanamkan rasa cinta, rasa hormat, dan tanggung jawab terhadap budaya sendiri kepada generasi muda.
"Saya sangat bangga melihat antusiasme luar biasa dari masyarakat dan kehadiran saudara kita lintas batas hari ini. Ini adalah bukti nyata bahwa nilai-nilai budaya kita masih hidup, kuat, dan tetap menjadi perekat persatuan yang paling kokoh bagi kita semua," ujar Ketua DAD Kecamatan Mukok di lokasi acara.
Perayaan ini pun menjadi bukti nyata persatuan yang tak tergoyahkan dari masyarakat adat Sanggau, yang bertekad terus melestarikan warisan leluhur sebagai kekayaan bangsa dan kebanggaan bersama.
Publisher : Putra

Social Footer