Breaking News

Pemuda Katolik Komcab Melawi: Antara Kritik Konstruktif dan Kewaspadaan Hadapi Pemberitaan Negatif

                      Ket Foto : Istimewa

Melawi,Kalbar —Monitor85.com

Di tengah derasnya arus informasi yang beredar melalui media massa maupun media sosial, berbagai pemberitaan bernada negatif terkait kinerja, kebijakan, maupun dugaan penyimpangan yang dikaitkan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi kerap menjadi sorotan hangat di tengah masyarakat. Menyikapi dinamika tersebut, Pemuda Katolik Komcab Melawi mengambil sikap yang dewasa, bijak, dan selektif dalam menanggapi setiap informasi yang diterima.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Melawi, Patirnus, S.Pd., menyampaikan pandangan organisasinya dalam pernyataan tertanggal 16 Juli 2026. Menurutnya, kritik dan pemberitaan yang mengungkap kekurangan pemerintahan adalah hal yang wajar, sah, dan bahkan merupakan hak setiap warga negara dalam sistem demokrasi. Hal ini menjadi sarana pengawasan sosial yang sangat penting agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan lebih bersih, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

"Kritik yang disertai data dan bukti adalah napas demokrasi. Ia mengingatkan kita semua agar tidak lengah dalam mengawal amanah rakyat. Namun belakangan ini, kita juga melihat munculnya pemberitaan yang belum teruji kebenarannya, bersifat menyesatkan, dilebih-lebihkan, atau bahkan sengaja dibangun untuk menjatuhkan citra lembaga pemerintahan daerah tanpa disertai bukti yang sah dan kuat," tegas Patirnus.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Pemuda Katolik Komcab Melawi, Hengki Pardede. Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap aktif mengawasi jalannya pemerintahan, namun dilakukan dengan cara yang beradab, beretika, dan menjunjung tinggi kebenaran.

"Perbedaan pandangan maupun masukan tidak harus berakhir dengan permusuhan, saling serang, atau memecah belah persaudaraan. Mari jadikan perbedaan itu sebagai dorongan positif agar kinerja pemerintahan semakin baik, terarah, dan manfaatnya benar-benar dirasakan merata oleh seluruh masyarakat Melawi," ujar Hengki Pardede.

Di akhir pernyataannya, Pemuda Katolik Komcab Melawi menegaskan bahwa persatuan, keharmonisan, dan rasa persaudaraan antarwarga tetap menjadi modal paling utama dalam melanjutkan pembangunan daerah. Sikap kritis yang disertai dengan kecerdasan dalam menyaring dan memverifikasi informasi adalah kunci utama, agar setiap pemberitaan—baik yang positif maupun yang bernada negatif—dapat memberikan dampak bermanfaat, memperkuat kemajuan daerah, serta mewujudkan kesejahteraan bersama di Bumi Melawi.

 

Publisher : Putra

Type and hit Enter to search

Close