Ket Foto : Istinewa
Purwakarta, monitor86.com
Ribuan warga dari berbagai pelosok di wilayah Kecamatan Bungursari tumpah ruah menyaksikan acara Safari Cinta Purwakarta Istimewa yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta di kawasan perumahan modern Hunian Warisan Bangsa (HWB), Desa Karangmukti Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta, Sabtu 11/7/2026) malam.
Acara yang merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Purwakarta Ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta Ke-85 tersebut dihadiri langsung Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein. Selain itu, Nampak hadir juga seluruh jajaran pemerintahan Kabupaten Purwakarta. Diantaranya Sekda Purwakarta, Srijaya Midan, Kepala Disporaparbud, Aep Rusjaman Kartiwa, Kepala Bapenda, Yayat Hidayat, para camat, kepala desa, dan sejumlah tamu undangan diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami beserta tamu undangan lainnya.
Dalam momentum penuh kehangatan tersebut, masyarakat Desa Karangmukti menjadi saksi hidup atas tekad kuat Om Zein dalam menggenjot pemerataan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga dalam kategori tidak mampu.
Menurut Om Zein, antusiasme warga yang luar biasa digambarkannya sebagai tanda ikatan emosional yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya. “Lautan manusia yang hadir adalah tanda cinta istimewa masyarakat kepada Om Zein,” ujarnya.
Di tengah kemeriahan acara, Om Zein menyelipkan kelakar khasnya yang segar namun sarat akan kritik tajam bagi jajaran birokrasi. Ia menegaskan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta mulai dari Pemerintah Desa (Pemdes) hingga Pemerintah Daerah (Pemda) harus bergerak cepat melakukan pendataan ulang.
Om Zein menyatakan dengan tegas bahwa ke depan tidak boleh ada lagi ketimpangan sosial dan kesalahan data dalam penyaluran bantuan sosial, khususnya program perbaikan rumah tidak layak huni.
"Warga Aing (warga saya) di Desa Karangmukti tidak boleh ada rumah rusak dan hampir roboh di sebelah rumah bagus," ujar Om Zein dalam pidatonya yang langsung disambut sorak-sorai dan tepuk tangan gembira dari ribuan warga yang hadir.
Pernyataan ini dinilai sebagai tamparan sekaligus motivasi bagi instansi terkait agar lebih peka terhadap kondisi riil di lapangan. Pemimpin Purwakarta ini tidak ingin ada warga miskin yang terabaikan hanya karena persoalan administrasi atau kelalaian pendataan.
Tidak sekadar memberikan pidato pemanis, Om Zein juga langsung memberikan instruksi keras dan konkret kepada para pemangku kebijakan di tingkat desa. Ia meminta kepala desa (kades) tidak hanya duduk di belakang meja, melainkan aktif turun ke lingkungan warga. “Kadesnya harus mau berkeliling melihat rumah warga yang akan roboh. Harus segera diperbaiki,” tegas Om Zein.
Lebih lanjut, Om Zein berpesan agar mulai esok hari, seluruh elemen pemerintahan desa mulai dari Kades, Ketua RW, hingga Ketua RT wajib berkolaborasi melakukan penyisiran dan mendata ulang warga miskin yang ada di Desa Karangmukti. Langkah cepat ini dinilai krusial agar program renovasi rumah yang sudah tidak layak huni dapat segera dieksekusi secara tepat sasaran.
Tumpah ruahnya ribuan warga pada acara Safari Cinta Purwakarta Istimewa ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Purwakarta menaruh harapan besar pada kepemimpinan Om Zein. Program pemerataan bantuan rumah tidak layak huni ini diharapkan menjadi roda penggerak utama dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah Purwakarta.
Melalui sinergi yang cepat antara Pemdes dan Pemda Purwakarta dalam melakukan validasi data, keadilan sosial yang dicita-citakan oleh Om Zein di Desa Karangmukti dan desa-desa lainnya bisa segera terwujud tanpa ada lagi warga kurang mampu yang luput dari perhatian pemerintah.
Publisher : (Nana Cakra/Edi Tanam)


Social Footer