Breaking News

TEMAN-TEMEN PGRI 1 PURWAKARTA "KUMPUL TIPIS-TIPIS" DI UJUNG ASPAL WANAYASA, PERKUAT SILATURAHMI

                            Doc : Edi Beloy

Purwakarta, Jabar —Monitor86.com

Semangat kebersamaan dan tali persaudaraan sesama teman seperjuangan tak pernah lekang oleh waktu. Hal itu kembali terlihat nyata dalam kegiatan bertajuk "Kumpul Tipis-Tipis" yang digelar oleh alumi satu angkatan PGRI 1 Purwakarta, di kawasan Ujung Aspal, Kecamatan Wanayasa, belum lama ini.

Meski dikemas secara sederhana, pertemuan ini justru menjadi ajang yang sangat berharga untuk melepas rindu dan bernostalgia bagi mereka yang sudah lama tidak berjumpa secara tatap muka. Suasana hangat, penuh canda tawa, dan keakraban yang mendalam begitu mewarnai pertemuan yang dihadiri sejumlah tokoh angkatan.

Beberapa nama yang hadir memeriahkan momen akrab ini antara lain H. Engkos, Yeyen, Mariana, Loli, Nia, Nunung, Ma Yuli, H. Tatang, Caing, serta Rima dan Lolly. Kehadiran mereka melengkapi kebersamaan satu angkatan yang sarat sejarah.

Silaturahmi Tetap Menjadi Prioritas

Dalam kebersamaan tersebut, mereka saling berbagi cerita mengenang masa lalu, perkembangan kehidupan, hingga tantangan yang dihadapi di masa kini. Lokasi Ujung Aspal Wanayasa dipilih karena suasananya yang tenang dan memiliki kesan tersendiri yang tak terlupakan bagi mereka.

Mewakili rekan-rekan yang hadir, H. Engkos menyampaikan pesan yang menyentuh hati:

"Terima kasih telah menjaga semangat kebersamaan ini. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya," ucap H. Engkos disambut tepuk tangan meriah dan rasa haru dari seluruh peserta.

Bagi mereka, menjaga tali silaturahmi adalah perwujudan nyata dari nilai-nilai luhur yang selama ini diyakini: kekompakan, kepedulian, dan rasa saling menghargai.

PGRI 1 Purwakarta: Jejak Pengabdian yang Panjang

Perlu diketahui, PGRI 1 Purwakarta dikenal sebagai angkatan yang terdiri dari pegawai pemerintah daerah dan tenaga pendidik yang memiliki jejak pengabdian panjang di berbagai dinas serta satuan pendidikan di Kabupaten Purwakarta. Sebagian besar kini telah memasuki masa purna tugas, namun semangat untuk terus berkontribusi bagi kemajuan dunia pendidikan tetap menyala.

Para peserta sepakat, kegiatan "kumpul tipis-tipis" ini bukan sekadar reuni biasa. Lebih dari itu, ini menjadi wadah untuk saling menguatkan, berbagi informasi, dan menjaga solidaritas sesama alumni.

"Kita juga harus menjadi teladan dan contoh nyata dalam menjaga persaudaraan di tengah masyarakat," ujar salah satu peserta.

Di tengah kesibukan dan rutinitas masing-masing, meluangkan waktu untuk bertemu secara langsung dinilai sangat penting. Apalagi di era digital saat ini, pertemuan tatap muka dianggap sebagai obat rindu yang tak tergantikan oleh sekadar percakapan lewat gawai atau grup pesan singkat.

Komitmen Menjaga Kekompakan

Para peserta pun berkomitmen untuk terus mengagendakan pertemuan rutin, meski dengan konsep yang tetap sederhana. Tidak perlu kemewahan, yang terpenting kehadiran dan saling menyapa.

Kegiatan di Wanayasa ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian silaturahmi berikutnya, sekaligus bukti kesungguhan mereka menjaga nama baik organisasi dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

"Semoga dengan tetap terjalinnya silaturahmi ini, kita bisa terus memberi manfaat, baik bagi keluarga, lingkungan sekitar, maupun dunia pendidikan di Purwakarta," pungkas H. Tatang.

Pertemuan yang penuh kehangatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan doa bersama, memohon agar semua yang hadir senantiasa diberi kesehatan, umur panjang, dan keberkahan dalam setiap langkah.

Salam PGRI! Alumi Kuat Purwakarta Istimewa.

Publisher : Edi Tanam 

 

Type and hit Enter to search

Close