Ket Foto : Ilustrasi (Ist)
SAMBAS, KALBAR –Monitor86.com
Kabupaten Sambas semakin mengukuhkan diri sebagai beranda terdepan Republik Indonesia di perbatasan Kalimantan Barat. Setelah sukses mengoperasikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Kecamatan Sajingan Besar, kini Kabupaten Sambas bersiap meluncurkan gerbang perbatasan kedua: Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kecamatan Paloh. Fasilitas ini dijadwalkan akan resmi diresmikan pada Jumat, 21 Agustus 2026, oleh Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).
Menjelang momen bersejarah tersebut, Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. didampingi Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sambas, Septiza, S.T., M.Kes., turun langsung meninjau kesiapan lokasi dan Desa Temajuk pada Sabtu (15/8/2026). Peninjauan ini bertujuan memastikan segala persiapan, baik fasilitas pendukung maupun rangkaian acara peresmian, berjalan dengan matang dan tertib.
Kehadiran PLB Temajuk menjadi angin segar sekaligus solusi nyata bagi masyarakat di kawasan ujung utara Sambas yang selama ini menghadapi keterbatasan akses mobilitas dan peluang ekonomi akibat letak geografis yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
“Pembangunan PLB Temajuk bukan sekadar mendirikan bangunan di garis batas negara. Lebih dari itu, ini adalah pintu harapan yang terbuka lebar bagi warga Paloh dan sekitarnya. Gerbang ini harus menjadi jalan menuju kesejahteraan, membuka peluang perdagangan, pariwisata, dan kemajuan ekonomi bagi masyarakat setempat,” tegas Bupati Satono.
Pemerintah Kabupaten Sambas menargetkan kawasan perbatasan ini tidak hanya menjadi wilayah pertahanan kedaulatan, melainkan bertransformasi menjadi beranda depan negara yang aman, produktif, dan berdaya saing. Dengan adanya dua gerbang utama—Aruk sebagai PLBN dan Temajuk sebagai PLB—posisi strategis Sambas sebagai penghubung utama RI-Malaysia semakin kuat.
Kawasan Temajuk sendiri menyimpan potensi wisata alam yang luar biasa. Kehadiran pos lintas batas ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, menggerakkan roda ekonomi masyarakat, serta memberi ruang tumbuh bagi pelaku UMKM dan usaha lokal di perbatasan.
Peresmian nanti akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, antara lain Fun Run Border Temajuk, festival kuliner, pentas seni budaya, hingga bazar produk unggulan UMKM. Rangkaian ini merupakan wujud sinergi penuh antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkenalkan potensi Temajuk sekaligus menghidupkan denyut nadi ekonomi di wilayah perbatasan.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Paloh, Kepala Desa Temajuk, serta tokoh masyarakat setempat.
Dengan beroperasinya kedua gerbang ini, Sambas kini memiliki dua wajah kedaulatan sekaligus kemajuan: PLBN Aruk dan PLB Temajuk. Keduanya menjadi bukti nyata bahwa perbatasan bukan lagi wilayah pinggiran, melainkan pusat pertumbuhan baru yang menghubungkan Indonesia dengan dunia luar.
Publisher : A@


Social Footer