Ket Foto : Ilustrasi (Ist)
KUbu Raya, Kalbar — Monitor86. com
Semangat kebersamaan dan kemandirian masyarakat terlihat nyata di Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya. Pada Minggu, 23 Agustus 2026, puluhan warga dari Desa Sungai Radak Satu (Kampung Baru) dan Desa Sungai Radak Dua, RT 11, bergotong-royong memperbaiki jembatan akses penyeberangan yang menghubungkan kedua desa tersebut. Jembatan yang sudah lama rusak dan rapuh ini menjadi urat nadi mobilitas warga, sehingga kerusakannya sangat dirasakan dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan gotong royong ini juga mendapat apresiasi penuh dari DPC LSM MAUNG Kabupaten Kubu Raya. Ketua DPC MAUNG Kubu Raya, Zulkifli, hadir dan memberikan dukungan terhadap upaya warga yang secara sukarela bahu-membahu memulihkan akses vital tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi semangat luar biasa warga Desa Sungai Radak Satu dan Sungai Radak Dua. Tanpa menunggu terlalu lama, warga bergerak sendiri bahu-membahu memperbaiki jembatan yang sudah lama rusak dan membahayakan pengguna. Ini adalah bukti nyata bahwa ketika masyarakat bersatu, banyak hal dapat diatasi bersama. Semangat gotong royong ini harus terus dijaga dan dicontoh.”
“Namun demikian, perbaikan swadaya ini sifatnya sementara. Jembatan ini adalah fasilitas umum yang sangat vital — menjadi jalur terdekat antardesa, tempat anak-anak sekolah melintas, jalan distribusi hasil bumi warga, dan akses harian warga. Karena itu, saya mendesak Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, melalui Dinas terkait, untuk segera memperhatikan dan merencanakan pembangunan jembatan ini secara permanen, kokoh, kuat, dan tahan lama agar tidak terus-menerus rusak dan membahayakan nyawa warga,” tegas Zulkifli, Kamis (27/08/26).
JEMBATAN URAT NADI MOBILITAS WARGA
Jembatan penghubung Desa Sungai Radak Satu dan Desa Sungai Radak Dua ini memiliki peran sangat strategis bagi warga Kecamatan Terentang, khususnya kedua desa tersebut. Tujuan utama perbaikan yang dilakukan warga antara lain:
- ✅ Memperlancar Mobilitas: Membuka kembali jalur terdekat antardesa, sehingga warga tidak perlu memutar jauh lewat jalan lain yang memakan waktu dan biaya lebih besar.
- ✅ Meningkatkan Keamanan: Mengganti kayu dan bagian struktur yang sudah rapuh dan lapuk, agar aman dilewati pejalan kaki, anak-anak sekolah, maupun kendaraan.
- ✅ Menumbuhkan Solidaritas: Mempererat rasa kebersamaan, kerja sama, dan kepedulian antarwarga serta instansi setempat dalam menjaga fasilitas umum.
Warga berharap melalui kegiatan gotong royong ini, dapat membuka perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya agar segera turun dan membangun jembatan ini secara permanen dengan konstruksi yang kuat dan tahan lama, sehingga dapat digunakan secara aman dan nyaman dalam jangka panjang tanpa terus-menerus diperbaiki secara darurat.
DPC MAUNG Kubu Raya menegaskan akan terus mengawal aspirasi warga Desa Sungai Radak Satu dan Sungai Radak Dua. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga harus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk segera merespons kebutuhan nyata masyarakat. Fasilitas umum yang aman dan layak adalah hak setiap warga negara, dan MAUNG Kubu Raya akan terus mengawal terpenuhinya hak tersebut.
“Warga sudah menunjukkan kemandirian dan kepedulian mereka. Sekarang giliran pemerintah untuk hadir dan menyempurnakannya. Jangan biarkan jembatan yang menjadi urat nadi warga ini terus rapuh dan membahayakan,” pungkas Zulkifli.
Publisher : TIM/RED
Penulis : TIM MAUNG
Ket Foto : Ilustrasi (Ist)


Social Footer