Ket Foto : Ilustrasi (Ist)
DUMAI, RIAU — Monitor86.com
Isu dan selentingan informasi mengenai rencana perekrutan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) baru di area operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) wilayah Dumai menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Jika kabar tersebut benar, desakan agar perusahaan memprioritaskan anak-anak lokal Dumai sebagai tenaga kerja mengemuka dengan tegas.
Humas LSM MAUNG Provinsi Riau, Bambang Setiawan, turut angkat bicara dan menyuarakan harapan agar pihak perusahaan tidak mengabaikan potensi serta hak dari putra-putri daerah dalam rekrutmen tenaga kerja tersebut.
Senada dengan hal tersebut, Haris, salah seorang warga Dumai yang ditemui di lapangan, menegaskan bahwa keberadaan perusahaan di tanah Dumai sudah sepatutnya memberikan dampak kesejahteraan langsung bagi masyarakat tempatan.
"Perusahaan berada di area Dumai dan bekerja di Dumai. Kendaraan-kendaraan operasional juga bergerak di dalam kota Dumai, jadi tak ada alasan bagi perusahaan tersebut untuk tidak memprioritaskan anak-anak Dumai," ungkap Haris.
Desakan Lahirnya Perda Kuota 70:30
Lebih lanjut, persoalan ini dinilai sebagai momentum penting bagi para pemangku kebijakan di Kota Dumai untuk mengambil langkah nyata. Haris maupun elemen masyarakat mendesak peran aktif dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Dumai, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, serta Wali Kota Dumai beserta jajarannya. Pemerintah daerah dan legislatif didorong untuk segera merumuskan dan mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengikat seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Dumai agar taat pada aturan lokal.
"Di sinilah peran dari pada Lembaga Adat Melayu Kota Dumai, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Dumai, Wali Kota Dumai beserta jajaran untuk membuat Perda tentang seluruh perusahaan yang berada di dalam kota Dumai yang bergerak di Dumai untuk mengikuti dan mentaati Perda daerah. Dan buatkan Perda itu tentang 70 persen warga lokal dan 30 persen warga luar Dumai," tegas Bambang Setiawan Humas LSM Maung Riau. Rabu (28/10/26).
Masyarakat dan lembaga sosial berharap seruan ini mendapat respons positif dari pihak manajemen perusahaan serta menjadi perhatian serius pemerintah kota demi terciptanya keadilan sosial dan penyerapan tenaga kerja lokal yang berkeadilan di Kota Dumai.
Publisher : TIM/RED
Penulis : TIM MAUNG RIAU
Ket Foto : Ilustrasi (Ist)


Social Footer